Indonesia
OpenAI Compatible (Mode Universal)
OpenAI Compatible bukan satu penyedia — ini gerbang universal Mikazuki AI untuk menyambungkan endpoint apa pun yang kompatibel dengan API OpenAI. Pagar penggunanya luas: provider kecil yang belum punya entri bawaan di daftar provider, endpoint perusahaan internal, sampai server lokal di komputermu sendiri seperti Ollama atau vLLM. Beberapa provider di panduan ini bahkan dijalankan lewat mode ini — Featherless, NanoGPT, Chutes, Arli AI, dan Mancer. Kalau kamu baru mengenal BYOK, baca dulu Pengenalan BYOK.
📖 Apa arti "OpenAI-compatible"?
Menurut riset Restful API (Oktober 2026): "OpenAI-compatible" adalah API HTTP yang menerima request dan mengembalikan JSON yang sama dengan API OpenAI — terutama di endpoint POST /v1/chat/completions. Artinya, satu client cukup mengganti Base URL, API key, dan nama model untuk berganti server. Penting dipahami: kompatibilitas ini adalah klaim atas subset API, bukan semua fitur OpenAI — dan tidak ada standar resmi yang memaksanya; seberapa jauh sebuah server meniru API OpenAI sepenuhnya jadi keputusan tiap provider.
Cara Kerja Singkat: Tiga Input
Dengan mode OpenAI Compatible, kamu mengisi tiga hal dan sisanya bekerja seperti provider biasa:
- Base URL — alamat server, misalnya
https://contoh.com/v1. Semua request diarahkan ke sini (terutama/chat/completionsdan/models). - API key — dikirim sebagai header
Authorization: Bearer. Server lokal kadang mengabaikan key, tapi kolomnya tetap perlu terisi (lihat Troubleshooting). - Model ID — nama model, dan formatnya beda-beda antar server: ada yang polos (
model), ada yang pakai formatvendor/model. Gunakan tombol 🔍 fetch models — setara denganGET /v1/models— untuk mendapatkan daftar ID yang valid dari servermu.
Setelah tersambung, kamu mengisi Parameter Dasar seperti biasa: temperature, max_tokens, dan — untuk BYOK — field max_tokens berperan ganda sebagai Reserved Output, serta context_window yang bisa di-override hingga 1M token bila servermu mendukung.
Mengisi di Mikazuki AI
Ikuti alur BYOK standar dari panduan Instalasi & Aktivasi. Ringkasannya untuk mode ini:
- Buka Settings → Engine, pilih mode BYOK.
- Pada pilihan provider, pilih OpenAI Compatible.
- Isi Base URL dengan endpoint dari dokumentasi provider/servermu.
- Isi API key (jika servernya memakai key).
- Klik tombol 🔍 fetch models — daftar model ditarik langsung dari server.
- Pilih model, atur Parameter Dasar — terutama
context_window— lalu klik simpan.
💡 fetch models itu alat verifikasi
Tombol 🔍 fetch models bukan cuma untuk mengisi nama model — ia juga bukti Base URL + key kamu benar. Kalau daftar model muncul, sambunganmu sudah tepat; kalau gagal, masalahnya hampir selalu ada di salah satu keduanya (lihat Troubleshooting).
Pitfall Paling Umum: Base URL dan /v1
Ini sumber error nomor satu di mode ini — dan penyebabnya hampir selalu path /v1:
- Kalau Base URL sudah termasuk
/v1(misalhttps://api.contoh.com/v1), jangan tambahkan/v1/chat/completionssecara manual — client yang menempelkan path-nya sendiri di belakang Base URL. - Sebaliknya, kalau servernya mengharapkan tanpa
/v1, menempelkan/v1di akhir akan menghasilkan 404. - Trailing slash kadang bikin double-slash di URL akhir.
⚠️ Aturan aman untuk Base URL
Copy persis Base URL dari dokumentasi provider — jangan tambah/kurang path, jangan tebak — lalu tes dengan tombol 🔍 fetch models. Kalau fetch berhasil, Base URL-mu benar. Kalau 404, coba varian dengan/tanpa /v1 (hati-hati juga trailing slash di akhir) sampai fetch sukses.
Kompatibilitas Parameter: Tidak Semua Server Sama
Karena "OpenAI-compatible" hanyalah klaim atas subset API, tingkat dukungan parameter berbeda-beda antar server. Beberapa pola yang sering muncul (catatan kualitatif, bukan tabel yang dikunci):
- Parameter diam-diam diabaikan tanpa error — ini yang paling menjebak. Server bisa mengembalikan status 200 sukses padahal
response_format,seed, atau parameter lain tidak benar-benar dipakai — hasilnya tampak "berhasil" tapi perilakunya beda dari harapanmu. - Top P vs Temperature — aturan umumnya keduanya tidak dipasangkan. Pembahasannya sudah ada di Parameter Dasar.
- Streaming — kadang punya perbedaan bentuk, misalnya chunk
usagedi akhir stream yang formatnya tidak seragam antar server. n(multi-choice) — sering tidak didukung.- Tool calling — bersama streaming, ini fitur yang paling sering parsial dukungannya.
💡 Praktisnya untuk user Mikazuki
Mikazuki memakai chat completions + streaming — kombinasi yang paling luas didukung. Kalau jawaban terasa janggal atau terpotong meski setup-mu benar, curigai parameter yang diam-diam diabaikan server, atau context server yang lebih kecil dari setting-mu (lihat Troubleshooting).
Bonus Unggulan: Server Lokal di Komputermu Sendiri
Ini keunggulan yang tidak dimiliki provider mana pun: mode OpenAI Compatible bisa tersambung ke model yang berjalan di komputermu sendiri — Ollama (default di http://localhost:11434/v1/), vLLM, llama.cpp, dan lainnya.
- ✅ Gratis — tidak ada tagihan per token.
- ✅ Privat total — tidak ada data yang keluar dari mesinmu.
- ✅ Tanpa internet — jalan offline.
- ⚠️ Kebutuhan hardware menentukan model apa yang bisa dijalankan — rule of thumb: makin besar model, makin besar RAM/VRAM yang dibutuhkan. Cek dokumentasi Ollama/vLLM untuk kecocokan dengan perangkatmu.
- 🔑 Key di server lokal biasanya diabaikan — kamu bisa mengisi apa saja (misal teks "ollama") di kolom API key, karena servernya tidak memeriksanya.
Setelah Ollama jalan, isi Base URL, tekan 🔍 fetch models untuk menarik daftar model yang sudah kamu pull, lalu pakai seperti provider biasa.
Keamanan: Jangan Asal Tempel Base URL
🛡️ Base URL bebas = risiko bebas
Mode OpenAI Compatible membiarkanmu mengisi Base URL apa pun — dan itu pedang bermata dua. Jangan pernah menempel Base URL dari sumber tidak dikenal (misalnya proxy "gratis" yang dibagikan di internet): seluruh percakapan plus API key-mu melewati server tersebut. Prinsipnya sama dengan peringatan reverse proxy di Venus dan Mancer. Hanya pakai Base URL resmi dari dokumentasi provider, atau server milikmu sendiri (Ollama/vLLM lokal).
Troubleshooting
404 saat fetch models
Base URL-mu hampir pasti salah. Ini bug umum di mode ini: coba varian dengan dan tanpa /v1 di akhir URL — sesuai format yang dokumen provider sebutkan — dan hati-hati trailing slash yang bisa bikin double-slash. Aturan amannya selalu sama: copy persis dari dokumentasi provider, lalu tes dengan tombol 🔍 fetch models.
401 — key ditolak
Key salah tempel, terpotong, atau memang tidak valid. Tapi ada kasus khusus server lokal: beberapa server (misalnya Ollama) mengabaikan isi key tapi tetap menuntut kolom key terisi — kalau kolom kosong request bisa ditolak. Solusinya: isi teks apa saja, misal "ollama".
Model error / not found
Model ID-mu salah format. Format Nama model beda antar server — ada yang polos, ada yang vendor/model dengan huruf besar-kecil dan suffix yang harus persis (bandingkan dengan format Featherless HuggingFaceOrg/ModelName atau Chutes org/Model). Jangan ketik manual dari ingatan — selalu ambil dari hasil tombol 🔍 fetch models.
Respons janggal / terpotong
Dua kemungkinan besar: parameter diabaikan server (beberapa server diam-diam melewatkan response_format, seed, atau yang lain — status tetap 200 tapi perilaku beda), atau kapasitas konteks server lebih kecil dari setting-mu. Cek dokumentasi provider, sesuaikan context_window dan max_tokens di Parameter Dasar, dan kurangi riwayat percakapan bila perlu.
Jelajahi BYOK Lebih Lanjut
- Pengenalan BYOK — konsep dasar dan cara kerjanya.
- Instalasi & Aktivasi — langkah menyalakan mode BYOK.
- Parameter Dasar — atur
max_tokens,context_window, dan parameter kreativitas. - Featherless AI — katalog 40.000+ model open-weight yang memakai jalur OpenAI Compatible.
- NanoGPT — pay-per-use anonim yang memakai jalur OpenAI Compatible.
- Chutes — inference murah tanpa censor dari open-source community.
- Arli AI — roleplay-untuned models dengan free tier.
- Mancer — serverless inference tanpa censor.
- System AI — kalau kamu tidak ingin mengurus key dan pembayaran API sendiri.